Bantuan Bedah Rumah Mulai DiKeluhkan Warga Pondok Sasak

Sasak,bindaran4news.com–Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) merupakan program bantuan perbaikan rumah yang dilakukan secara swadaya oleh masyarakat penerima bantuan dalam hal ini masyarakat yang terkategori Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) mulai jadi polemik di tingkat masyarakat Jorong Pondok, Nagari Ranah Pasisie, Kecamatan Sasak Ranah Pasisie, Kebupaten Pasaman Barat Dapat protes dari warga.Kamis (22/06/2023).

Kapala Jorong Pondok Beni Afrizal Mangatakan ” Sampai saat ini kami masih menerima keluhan dari masyarakat tentang bantuan perumahan swadaya yang tidak sesuai dengan hasil rapat pertama, dan tidak sesuai dengan kejadian lapangan, jadi kami selalu disalahkan sementara kami tidak dilibatkan sama sekali dalam pengelolaannya, kami selaku kepala Jorong mau tidak mau harus menerima keluhan masyarakat kami” kami berharap kepada pengelola untuk mensosialisasikan lebih baik lagi kepada warga “Ujar Beni Afrizal

Sementara itu, Jeki warga Pondok Penerima bantuan Bedah Rumah menyesalkan karna bantuan ini tidak sesuai dengan hasil saat rapat di kantor Wali Nagari baru baru ini, misalkan harga kayu dan Semen. semetara kami tahu harganya saat ini. Harga yang ditawarkan ke kami sangat tidak wajar dan juga harga harga yang lainnya kami, bantuan ini yang kami terima total Rp 20 juta. Kami berharap bantuan bedah rumah ini untuk di hentikan sementara “ucap Jeki

Lai hal dengan Syafrida Weli Penerima Bantuan juga merasakan Hal yang sama Mengatakan ” Bantuan Bedah rumah ini agar bisa di hentikan sementar untuk menghindari hal yang tidak kita inginkan, dalam rapat kita di suruh membeli bahan baku ke toko yang kita inginkan namun tiba tiba bahan sudah datang kerumah kita tanpa ada persetujuan dari kami, sementara kami sudah survei ketoko bangunan, namun bahan bangunan bukan toko yang kami survei, kami berharap sementara dihentikan dulu sebelum persoalan ini ada titik terangnya “Ujar Syafrida Weli di dampingi warga lainnya (Rajo)