41 Santri Ponpes Darul Fallah Sungai Aur. Disisuda

Pasaman Barat, bundaran4news.com, — Sebanyak 41 santri Pondok Pesantren (Ponpes) Darul Fallah Manggonang, Kecamatan Sungai Aur, Rabu (28/2) kemarin diwisuda. Dari sejumlah santri itu, 35 orang tingkat Madrasah Tsanawiyah (MTs), dan 6 lainnya siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).

Selain Kepala Kantor Kementerian Agama Pasaman Barat, diwakili Plh. Kasubbag Tata Usaha, Asriwan, sekaligus Penyelenggara Zakat Wakaf. Wisuda Tahfiz santri Ponpes Darul Fallah itu, juga dihadiri Anggota DPRD Pasaman Barat asal Sungai Aur, Nazwar. Ketua PC Nahdatul Ulama Pasaman Barat, Nasrullah Sudirman, Camat setempat, Armaizon, pimpinan Ponpes se Kecamatan Sungai Aur. dan tokoh masyarakat setempat.

Pimpinan Ponpes Darul Fallah Sungai Aur, Muhammad Hanafi, menjelaskan, pada wisuda Tahfiz tahun ini, santri Ponpes Darul Fallah, mewisuda 41 santri. Dari sejumlah itu, 35 santri tingkat MTs dan 6 orang lainnya tingkat SMK.

Ke depan, tambahnya. pihaknya bersama warga Ponpes Darul Fallah, tingkat MTs dan SMK terus berkolaborasi dengan lua lembaga pendidikan di lingkungan Ponpes Darul Fallah, sehingga saat wisuda Tahfiz ke depan, jumlah santri yang diwisuda meningkat dan makin banyak jumlah hafalan masing-masing.

Plh. Kasubbag Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Pasaman Barat, Asriwan, menyampaikan, atas nama kepala bersama keluarga besar Kantor Kementerian Agama Pasaman Barat, pihaknya memberikan apresiasi dan penghargaan kepada keluarga besar Ponpes Darul Fallah Kecamatan Sungai Aur, atas digelarnya program Tahfiz Qur’an dan hari ini sebagian santrinya diwisuda.

Semenjak beberapa tahun terakhir, terang Penyelenggara Zakat Wakaf itu. keberadaan pondok pesantren tidak lagi sebaga lembaga pendidikan yang dikelola masyarakat atau organisasi secara alami dan tradisional. Ponpes sejajar dengan lembaga pendidikan lain, apakah sekolah umum maupun dengan lembaga pendidikan setingkat madrasah.

Ucapan terima kasih, kata Asriwan lagi, juga disampaikan kepada orang tua santri, yang telah membimbing dan memuraja’ah generasi penerusnya di rumah, sehingga menghantarkan anak-anak kita sampai ketahap saat ini, tanpa adanya kerjasama dan dukungan dari orang tua siswa, maka kegiatan wisuda ini belum tentu bisa terlaksana.

Penghafal Al-Qur’an, ulas Plh. Kasubbag Tata Usaha, merupakan anugerah Allah berikan kepada masing-masing. Penghafal Al-Qur’an, tentunya mendapatkan tempat yang teristimewa di syurga dan seorang penghafal Al-Qur’an bisa memberikan 10 syafaat kepada orang-orang yang dicintai dan bisa menyelematkan orang tuanya.

Sesorang tidak akan bisa menghafal Al-Qur’an, jika hati, pikiran dengan perbuatan yang dilakukan belum baik dan suci. Untuk itu, rajin-rajinlah membaca dan mengulang hafalannya, agar apa yang dibaca tidak mudah lupa sehingga bisa hilang, tambah Penyelenggara Zakat Wakaf itu.

Selain Kepala Kantor Kementerian Agama Pasaman Barat, Asriwan bersama pimpinan Ponpes Darul Fallah, pihak yang memberikan sambutan Anggota DPRD Pasaman Barat asal Sungai Aur, Nazwar. Camat Sungai Aur, Armaizon, Ketua PC Nahdatul Ulama Pasaman Barat, Nasrullah Sudirman, dan tokoh masyarakat Sungai Aur. (Jai)