5 Amal Ibadah selama Di Rumah Aja

Topik Terkini500 Dilihat

Wabah Covid-19 semakin meluas di Indonesia. Tercatat lebih dari 1jt pasien dinyatakan positif ter-jangkit virus korona. Tak heran jika kemudian pemerintah memutuskan untuk melakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar yang menyebabkan warga di beberapa kota besar seperti Jakarta Raya dan Surabaya Raya sulit untuk keluar rumah bahkan untuk urusan ibadah sekali pun. Masjid-masjid yang biasanya ramai dengan umat Muslim beribadah menjadi sepi karena PSBB. Larangan beribadah ini juga menimbulkan berbagai pro-kontra dari berbagai kalangan. Sejatinya, ibadah tidak diukur dari jarak tempat ibadah kita lho! Ibadah dilihat dari niat hati kita. Maka dari itu ibadah juga bisa dilakukan di rumah asal diniatkan karena Allah SWT.

Apa saja sih yang bisa kita lakukan untuk menambah pahala di Bulan Ramadhan walaupun sedang di rumah?

1. Tadarus Al-Quran

Tadarus memiliki arti memahami isi kitab suci Al-Quran. Di Bulan Suci Ramadhan ini kita sangat dianjurkan untuk membaca sekaligus memaknai isi Al-Quran karena pahalanya yang berlipat ganda sebagaimana tertulis dalam hadist berikut,

“Barang siapa yang membaca satu huruf dari Al-qur’an maka ia mendapat satu kebaikan, dan setiap kebaikan mempunyai 10 kelipatan pahala. Aku tidak mengatakan Aliflaammim itu satu huruf, tapi aliif satu huruf, laam satu huruf, dan miim satu huruf.” (HR. Tirmidzi).

Banyak sekali keistimewaan membaca Al-Quran, beberapa diantaranya adalah menyejukkan hati dan mendatangkan syafaat kelak pada hari kiamat. Tadarus Al-Quran biasa dilakukan di masjid maupun musholla. Namun, untuk saat ini ada baiknya untuk melakukan tadarus di rumah masing-masing untuk mengurangi penyebaran virus corona. Sekarang adalah waktu yang tepat untuk menyirami rumah kalian dengan lantunan indah ayat suci Al-Quran. Rumah kalian akan jauh lebih sejuk, tentram, dan dipenuhi dengan rahmat Allah SWT.

2. Tarawih Mempererat Keluarga

Tarawih adalah hal yang paling ditunggu-tunggu saat Bulan Ramadhan karena pahalanya yang besar dan berbeda-beda di setiap harinya seperti diriwayatkan dari hadist berikut,

“(fadhilah tarawih) di malam pertama ialah membebaskan seorang mu’min dari dosanya seperti ketika ia baru dilahirkan ibunya”
(Diriwayatkan dari Ali bin Abi Thalib)

“Orang yang melaksanakan shalat tarawih di malam kesepuluh akan diberikan karunia yaitu mendapat kebaikan kesejahteraan di dunia dan di akhirat”
.  (Diriwayatkan dari Ali bin Abi Thalib)

Karena hal itu pula sempat terjadi beberapa konflik mengenai larangan tarawih berjamaah di masjid akibat pandemi Covid-19 yang kian merebak di penjuru negeri. Padahal kita juga bisa melaksanakan sholat tarawih di rumah dengan keluarga lho! Dengan tarawih berjamaah di rumah, hubungan dengan anggota keluarga pun menjadi semakin erat dan harmonis.

3. Menghadiri Majelis Ilmu

Begitu pentingnya manusia untuk menuntut ilmu sampai-sampai Allah SWT berjanji untuk menaikkan derajat orang-orang yang berilmu seperti yang tertuang dalam Surah al-Mujadalah ayat 11. Namun, selama PSBB berlangsung kita tidak bisa berkumpul di majelis ilmu untuk memperdalam agama.

Majelis ilmu tidak melulu harus dilakukan dengan menghadiri pengajian pada umumnya. Jika melihat dari manfaat majelis ilmu sendiri yaitu memperdalam ilmu agama, maka hal tersebut juga bisa dilakukan di rumah. Salah satu caranya adalah dengan membaca buku-buku religi yang selama ini telah terbengkalai karena kita terlalu sibuk dengan urusan duniawi.

Selain itu, ilmu agama juga bisa kita dapatkan lewat sosial media seperti yang dikatakan Ustadz Hanan Attaki di dalam ceramahnya. Beliau mengatakan bahwa kita juga bisa memperdalam ilmu agama dengan melihat video-video ceramah yang beredar luas di media sosial.
Manfaat dari memperdalam ilmu agama juga disampaikan dalam hadist berikut,


“Dan tidaklah sekelompok orang berkumpul di dalam satu rumah di antara rumah-rumah Allah; mereka membaca Kitab Allah dan saling belajar diantara mereka, kecuali ketenangan turun kepada mereka, rahmat meliputi mereka, malaikat mengelilingi mereka, dan Allah menyebut-nyebut mereka di kalangan (para malaikat) di hadapanNya.”
 (HR Muslim, no. 2699).

Banyak sekali cara untuk mendapatkan ilmu. Oleh sebab itu, jangan sampai kita bermalas-malasan apalagi di Bulan Ramadhan yang penuh berkah ini ya!

4. Sedekah dari Rumah

Kalau di Bulan Ramadhan sebelumnya kita bisa berbuka puasa bersama anak yatim dan juga sahur on the road dengan membagikan nasi kepada orang-orang yang membutuhkan, mungkin sekarang akan sulit untuk melakukannya. Tapi tenang saja, saat ini sudah banyak sekali komunitas-komunitas peduli fakir miskin yang menggunakan platform sebagai media penyalur sumbangan kita. Dengan begitu, kita jadi lebih mudah bersedekah deh! Apalagi di musim virus seperti sekarang banyak sekali warga-warga yang kesulitan mendapatkan makan.

Pahala bersedekah juga sangat dahsyat, terlebih jika dilakukan saat bulan suci seperti sekarang.

“Sedekah dapat menghapus dosa sebagaimana air memadamkan api.” (HR. Tirmidzi, di shahihkan Al Albani dalam Shahih At Tirmidzi, 614)

5. Berdzikir Bersama Keluarga

“Jika ada suatu kaum yang duduk untuk berdzikir kepada Allah ‘Azza wa jalla, niscaya para malaikat akan mengelilingi mereka, mereka pun diliputi rahmat, dan diturunkan ketenangan jiwa untuk mereka. Dan Allah pun menyebut mereka kepada orang-orang yang berada di sisi-Nya.” (HR. Muslim, At-Tirmidzi, dan Ahmad).

Allah SWT akan memberikan rahmat dan berkah kepada kita jika kita menyebut namanya dalam dzikir. Salah satu dzikir yang mudah namun bernilai sangat besar adalah subhaanallaahi wa bihamdihi subhaanallaahil ‘adzim

“Ada dua kalimat yang dicintai oleh Allah, ringan di lisan, dan berat ditimbangan: (yaitu bacaan) subhaanallaahi wa bihamdihi subhaanallaahil ‘adzim(Mahasuci Allah dan dengan memujiNya, Mahasuci Allah Yang Mahaagung),” (HR. Al Bukhari).

Banyak sekali ibadah yang bisa kita lakukan di rumah, bukan? Selain mampu membuat rumah dan seisinya tentram dan penuh rahmat, juga mampu mempererat hubungan antar anggota keluarga. Jadi, tidak ada alasan untuk malas beribadah di tengah pandemi Covid-19 ya!

Penulis : Siscia Friska Aprillita Fajrya