Ajmal Halim Lubis, S.Pd Nomor Urut 4 Jadi Perhatian, Dekat dengan Kalangan Tua dan Muda

SITUAK UJUNG GADING — Pemilihan Wali Nagari (Pilwana) Situak Ujung Gading semakin menarik perhatian masyarakat. Salah satu nama yang kini menjadi perbincangan adalah Ajmal Halim Lubis, S.Pd, calon Wali Nagari Situak Ujung Gading dengan nomor urut 4.

Ajmal Halim Lubis hadir membawa semangat perubahan dan pelayanan yang lebih dekat dengan masyarakat. Latar belakang pendidikan Islami serta kepeduliannya terhadap lingkungan sosial menjadi bagian dari modal yang ia tawarkan kepada masyarakat dalam menghadapi Pilwana.

Sosok Ajmal dinilai memiliki gaya komunikasi yang mudah diterima berbagai kalangan. Dalam berbagai kesempatan bertemu masyarakat, ia berupaya membangun komunikasi secara langsung, mendengarkan aspirasi serta memahami berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat di tingkat nagari.

Hal tersebut membuat nama Ajmal Halim Lubis nomor urut 4 semakin dikenal, tidak hanya di kalangan generasi muda, tetapi juga masyarakat yang lebih senior.

Dekat dengan Generasi Muda

Generasi muda menjadi salah satu bagian penting dalam pembangunan nagari. Ajmal menilai anak muda bukan hanya sebagai penerus, tetapi juga sebagai kekuatan yang dapat memberikan gagasan dan inovasi bagi kemajuan Situak Ujung Gading.

Menurutnya, potensi generasi muda perlu mendapatkan ruang untuk berkembang, baik dalam bidang pendidikan, olahraga, ekonomi kreatif, teknologi maupun kegiatan sosial kemasyarakatan.

“Anak muda harus diberikan ruang untuk berkreasi dan berkontribusi. Mereka memiliki ide dan energi yang besar untuk kemajuan nagari,” ujar Ajmal.

Tetap Menghargai Tokoh dan Kaum Tua

Di sisi lain, Ajmal juga menempatkan tokoh masyarakat dan generasi senior sebagai bagian penting dalam pembangunan nagari.

Baginya, pengalaman para orang tua merupakan sumber pengetahuan yang sangat berharga. Pembangunan nagari tidak cukup hanya mengandalkan gagasan baru, tetapi juga membutuhkan pengalaman, nasihat dan kearifan dari para tokoh masyarakat.

Karena itu, konsep yang ditawarkan Ajmal menekankan pentingnya kolaborasi antara generasi muda dan generasi senior.

“Yang muda punya energi dan gagasan, sementara yang tua memiliki pengalaman. Kalau keduanya bersatu, insyaallah nagari akan semakin kuat,” katanya.

Mengusung Pelayanan yang Dekat dengan Masyarakat

Salah satu perhatian Ajmal dalam pencalonannya adalah persoalan pelayanan pemerintahan nagari. Ia ingin masyarakat memperoleh pelayanan yang mudah, terbuka dan responsif.

Menurutnya, kantor wali nagari harus menjadi tempat masyarakat mendapatkan solusi dan informasi, bukan justru menjadi sesuatu yang sulit dijangkau.

Konsep pelayanan yang dekat dengan masyarakat tersebut menjadi bagian dari semangat Ajmal dalam membangun pemerintahan nagari yang mengutamakan komunikasi dan keterbukaan.

Pilwana Sebagai Momentum Persatuan

Di tengah dinamika Pilwana, Ajmal juga mengajak seluruh masyarakat untuk tetap menjaga persaudaraan. Perbedaan pilihan politik di tingkat nagari, menurutnya, jangan sampai menimbulkan perpecahan di tengah masyarakat.

Ia mengajak seluruh pendukung maupun masyarakat secara umum untuk menjadikan Pilwana sebagai momentum memperkuat silaturahmi dan menentukan masa depan nagari secara demokratis.

“Siapa pun pilihan masyarakat, kita tetap bersaudara. Mari kita sukseskan Pilwana dengan aman, damai dan penuh rasa kekeluargaan,” tuturnya.

Dengan mengusung nomor urut 4, Ajmal Halim Lubis, S.Pd terus melakukan komunikasi dengan berbagai unsur masyarakat. Perjalanan menuju hari pemilihan pun menjadi momentum bagi dirinya untuk menyampaikan gagasan sekaligus mendengarkan aspirasi masyarakat.

Pada akhirnya, masyarakat Situak Ujung Gading akan menentukan pilihannya melalui proses demokrasi yang berlaku. Nomor urut 4 menjadi identitas pencalonan Ajmal Halim Lubis, S.Pd, sementara gagasan, program dan komitmen pelayanan menjadi bagian yang dapat dipertimbangkan masyarakat dalam menentukan pilihan.

Ajmal Halim Lubis, S.Pd — Nomor Urut 4. Dekat dengan masyarakat, membuka ruang untuk generasi muda, menghargai pengalaman generasi tua, dan mengedepankan persatuan Nagari Situak Ujung Gading.(Samino)