Dua MAN, Tinjau Korban Gempa di MAN 4 Pasaman Barat

Topik Terkini209 Dilihat

Pasaman Barat, bundaran4News.com— Keluarga besar Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Padang, dan rombongan dari MAN Kota Sawahlunto, Sabtu (19/3) siang, kunjungi sekaligus melihat kondisi bangunan yang dijadikan RKB (Ruang Kelas Belajar) yang rusak diterjang gempa, melanda Nagari Kajai, Kecamatan Talamau, Pasaman Barat hari Jumat, 25 Februari 2022 lalu.

Kenjungan rombongan dari dua MAN berbeda di Sumatera Barat itu, diterima Kepala MAN 4 Pasaman Barat, Harmen Hariyanto, diikuti kepala MAN 1 Pasaman Barat di Air Bangis, Kecamatan Sungai Beremas, Feri Jufri, dan Kepala MAN 5 Pasaman Barat di Bandarejo Simpang Empat, Yelliza Gusti, bersama warga MAN 4 Pasaman Barat yang mengikuti kegiatan dimaksud.

Kepala MAN 4 Pasaman Barat, Harmen Hariyanto, menjelaskan, musibah yang menimpa masyarakat Nagari Kajai, Kecamatan Talamau hari Jumat, 25 Februari 2022 lalu adalah takdir yang diberikan Allah Swt, dan harus diterima. Dari peristiwa itu, 11 RKB di madrasah ini rusak berat.

Agar siswa bisa mengikuti proses pembelajaran dengan baik, ulas Harmen Hariyanto, pihaknya yang dibantu jajaran Tim Kemenag (Gus Kementerian Agama) Peduli Pasaman Barat, dan warga MAN se Pasaman Barat, membangun lokal darurat. RKB darurat ini didirikan di depan bangunan gedung lokal yang rusak berat dimaksud.

Kepala MAN 2 Padang, Akhri Mainhendri, pada kesempatan itu menyampaikan, atas nama pribadi dan keluarga besar MAN 2 Padang, pihaknya merasa haru dan berduka, atas musibah yang diberikan Allah Swt kepada masyarakat Pasaman Barat, khususnya Nagari Kajai, Kecamatan Talamau.

“Kami yakin dan percaya, tentu ada hikmah dan pelajaran berharga yang diberikan oleh Yang Maha Kuasa, atas musibah yang menimpa masyarakat, khususnya warga MAN 4 Pasaman Barat, yang berlokasi di pusat gempa berkekuatan 5,1 pada Scala Richter (SR), disusul 6,1,dan seterusnya hari Jumat, 25 Februari 2022 lalui. (GMZ/Rajo)