Pasaman Barat, bundaran4news.com – Keluarga besar Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sasak Ranah Pasisir, Jumat (25/3) sore, menyerahkan 30 eks al-quran ke Kantor Kemeterian Agama Pasaman Barat di ruang Seksi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam, Simpang Empat.
Sejumlah Al-Quran yang diserahkan kepala KUA Sasak Ranah Pasisir, Bisman, diterima Kepala Seksi (Kasi) Bimas Islam, diwakili Samsuir dan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Seksi Bimas Islam.
Kepala KUA Sasak Ranah Pasisir, Bisman, menyampaikan, Alhamdulillah warga kantor urusan agama di Kecamatan Sasak, berhasil mengumpulkan alquran, berasal dari wakaf al-quran dari pasangan calon pengantin, ketika melakukan pendaftaran untuk menikah adau ketika usai mengikuti penasihatan perkawinan di kantor Kementerian Agama tingkat kecamatan itu.
Setiap pasangan calon pengantin melakukan pendaftaran untuk menikah atau saat mengikuti penasihatan perkawinan, masing-masing mewakafkan al-quran kepada pihak KUA.
Seluruh al-quran yang berasal dari pasangan calon pengantin, pihaknya kembali menyumbangkan kitab suci umat Islam itu kepada pengurus Taman Pendudukan Quran (TPQ), Madrasah Diniyah Taklimiyah Awaliyah (MDTA), dan ke Kantor Kemeterian Agama Pasaman Barat, seperti yang dilaksanakan hari ini (Jumat sore-red).
Ditambahkan Bisman, seiring makin dekatnya pelaksanaan ibadah puasa Ramadhan 1443 H. Setiap umat Islam, tentu akan berlomba-lomba memperbanyak ibadah, amal dan pengabdian masing-masing kepada Allah, Yang Maha Kuasa. Seiring hal itu, maka al-quran adalah salah satu sarana untuk mencapai harapan itu.
Kepala Kantor Kementerian Agama Pasaman Barat, diwakili Kasi Bimas Islam, Ronaldi, menyampaikan, secara pribadi dan Kelembagaan, pihaknya mengucapkan terima kasih kepada para pasangan suami-istri di Kecamatan Sasak Ranah Pasisir, atas sikap bijak dan kepedulian masing-masing mewakafkan al-quran, malalui kantor (KUA). Niat baik ini, tentu akan dijadikan amal serta mendapat nilai terbaik di sisi Allah Swt.
Setiap kitab suci umat Islam yang diwakafkan ini, tambah Ronaldi, tentu akan bermanfaat dan dimanfaatkan para penerima kitab suci yang diwakafkan itu. (gmz/rajo)
Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sasak Ranah Pasisir, Jumat (25/3) sore, menyerahkan 30 eks al-quran ke Kantor Kemeterian Agama Pasaman Barat di ruang Seksi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam, Simpang Empat.
Sejumlah Al-Quran yang diserahkan kepala KUA Sasak Ranah Pasisir, Bisman, diterima Kepala Seksi (Kasi) Bimas Islam, diwakili Samsuir dan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Seksi Bimas Islam.
Kepala KUA Sasak Ranah Pasisir, Bisman, menyampaikan, Alhamdulillah warga kantor urusan agama di Kecamatan Sasak, berhasil mengumpulkan alquran, berasal dari wakaf al-quran dari pasangan calon pengantin, ketika melakukan pendaftaran untuk menikah adau ketika usai mengikuti penasihatan perkawinan di kantor Kementerian Agama tingkat kecamatan itu.
Setiap pasangan calon pengantin melakukan pendaftaran untuk menikah atau saat mengikuti penasihatan perkawinan, masing-masing mewakafkan al-quran kepada pihak KUA.
Seluruh al-quran yang berasal dari pasangan calon pengantin, pihaknya kembali menyumbangkan kitab suci umat Islam itu kepada pengurus Taman Pendudukan Quran (TPQ), Madrasah Diniyah Taklimiyah Awaliyah (MDTA), dan ke Kantor Kemeterian Agama Pasaman Barat, seperti yang dilaksanakan hari ini (Jumat sore-red).
Ditambahkan Bisman, seiring makin dekatnya pelaksanaan ibadah puasa Ramadhan 1443 H. Setiap umat Islam, tentu akan berlomba-lomba memperbanyak ibadah, amal dan pengabdian masing-masing kepada Allah, Yang Maha Kuasa. Seiring hal itu, maka al-quran adalah salah satu sarana untuk mencapai harapan itu.
Kepala Kantor Kementerian Agama Pasaman Barat, diwakili Kasi Bimas Islam, Ronaldi, menyampaikan, secara pribadi dan Kelembagaan, pihaknya mengucapkan terima kasih kepada para pasangan suami-istri di Kecamatan Sasak Ranah Pasisir, atas sikap bijak dan kepedulian masing-masing mewakafkan al-quran, malalui kantor (KUA). Niat baik ini, tentu akan dijadikan amal serta mendapat nilai terbaik di sisi Allah Swt.
Setiap kitab suci umat Islam yang diwakafkan ini, tambah Ronaldi, tentu akan bermanfaat dan dimanfaatkan para penerima kitab suci yang diwakafkan itu. (gmz/rajo)






















