Tim MDMC Sumatera Barat, Bangun Sarana Ibadah di Kajai dan Malampah

Pasaman Barat, bundaran4news.com – Walau gempa yang menimpa warga Nagari Kajai, Kecamatan Talamau, Pasaman Barat dan masyarakat Malampah di Kecamatan Tigo Nagari, Kabupaten Pasaman, hampir satu-setengah bulan berlalu.

Tim MDMC (Muhammadiyah Disaster Management Center) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumatera Barat, tetap komit dan konsisten berada di Nagari Kajai, Kecamatan Talamau, membangun mushalla darurat yang hancur diterjang gempa vulkanik hari Jumat, 25 Februari 2022 lalu.

“Hingga hari Sabtu, 2 April 2022, bertepatan dengan hari pertama puasa Ramadhan 1443 H bagi warga Muhammadiyah, mereka dari Tim MDMC
menuntaskan pembangunan rumah ibadah darurat keenam dari program yang dikelola MDMC Sumatera Barat”, kata Ketua Tim, Marhadi Effendi, kepada www.bundaran4News.com di Simpang Empat, Minggu (3/4)

Dalam situasi pasca gempa vulkanik yang menimpa Nagari Kajai Kecamatan Talamau, dan warga Malampah di Kabupaten Pasaman, MDMC Sumatera Barat terus melakukan pembangunan mushala darurat, dan hingga Sabtu sore kemarin, pihaknya masih mengerjakan pembangunan keenam.

Selain itu, tim ini juga menyalurkan bantuan yang dihimpun dari donatur dan dari LazisMu (Lembaga Zakat Indak dan Sadaqah Muhammadiyah) Masjid Taqwa Muhammadiyah Sumatera Barat di Padang. Bantuan itu berupa, perlengkapan shalat untuk digunakan warga beribadah di mushalla dan masjid darurat yang sudah siap dioperasikan, dengan lokasi, Jorong Kampung Alang, Simpang Tibo Abu di Nagari Kajai, dan Jorong Siparayo Nagari Malampah, Kabupaten Pasaman.

Marhadi Effendi, menguraikan, khusus untuk perlengkapan shalat bantuan dari donatur itu terdiri dari kain sarung, mukena, dan sajadah. Sedangkan usaha menyelesaikan satu unit lagi rumah ibadah darurat meliputi perbaikan tempat berwudhuk dan kamar mandi.

Dengan selesainya pembangunan rumah ibadah darurat itu, maka masyarakat sekitar dapat menunaikan ibadah selama Ramadhan 1443 Hijriyah ini dengan nyaman.

Ke depan, ulas Putera asal Kampung Barang in, Kecamatan Sungai Aur itu, masih ada empat sarana ibadah darurat lagi yang akan dibangun. Agar pekerjaannya berjalan lancar dan warga sekitar juga bisa Beribadah secara berjamaan dengan baik dan maksimal, pihaknya membutuhkan dukungan dan bantuan dari dermawan, baik berupa uang maupun semen, bola lampu, kabel, dan kebutuhan lainnya.

Sekretaris MDMC Sumatera Barat, Partito, menjelaskan, selain menuntaskan pembangunan rumah ibadah darurat. Saat ini timnya juga sedang berupaya menggembirakan para korban dengan cara memberi motivasi dan menguatkan semangat optimisme, seperti acara berbuka bersama para korban yang terdampak gempa. (gmz/rajo)