AGAM,bundaran4news.com – PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Sumatera Barat sosialisasikan Mobil Listrik dalam rangka pengalihan pemakaian BBM ke energi Listrik di SMAN 1 Tanjung Raya pada Kamis (12/5).
Pada kesempatan itu, Bupati Agam, Dr. H. Andri Warman, MM., melakukan uji coba mobil listrik. Mobil yang digunakan sebagai contoh adalah pabrikan Nissan. Mobil dengan daya batrai penuh dapat menempuh jarak 310 – 350 Km. Untuk proses pengisian daya dapat dilakukan dengan 2 cara, yaitu dengan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) dan listrik rumahan.
Untuk pengisian daya listrik rumahan memakan waktu sekitar 6-7 jam hingga batrai penuh. Sedangkan untuk pengisian daya dengan SPKLU dengan proses fast charging memakan waktu 30-60 menit agar batrai terisi penuh.
Untuk saat ini sosialisasi mobil listrik ditujukan kepada Pemerintah Daerah dengan tujuan nantinya akan diperuntukkan sebagai mobil dinas.
Manager Niaga dan Pemasaran PLN UP3 Bukittingi, Kasman, menyampaikan dengan adanya mobil listrik ini, kita disajikan dengan kemudahan-kemudahan dalam pemakaian. Diantaranya kita tidak perlu antri BBM di SPBU dan untuk proses pengisian daya bisa dilakukan di rumah. Selain itu, mobil listrik ini bebas emisi dan tidak mengeluarkan suara pada mesin sehingga lebih ramah lingkungan. Untuk tenaga yang dihasilkan hampir sama dengan kendaraan lainnya.
“Kelebihan yang ditawarkan mobil listrik ini yaitu bebas emisi, bebas bising, tidak perlu antri BBM. Sedangkan untuk kekurangan munkin dari harga yang ditawarkan, karena terbilang cukup tinggi yaitu mulai dari 600 jutaan.” Ungkap Kasman(Zakaria)






















