Pasaman Barat, bundaran4news.com – Kementerian Agama RI bekerjasama Bank Syariah Indonesia (BSI) pusat, Kamis (14/4) salurkan bantuan senilai Rp. 1,95 miliar untuk 54 masjid dan musala terdampak gempa di Kajai, Kecamatan Talamau, Pasaman Barat dan Malampah, Tigo Nagari, Kabupaten Pasaman.
Penyaluran bantuan yang diawali dengan penyelaian administrasi bermeterai, yang dilakukan ketua, sekretaris bersama bendahara mesjid dan mushala, terdampak gempa sekaligus menerima bantuan dari APBN, melalui Kementerian Agama, yang selanjutnya disetorkan melalui rekening BSI, yang hari ini (Kamis-red) telah dilengkapi di aula kantor Kementerian Agama Pasaman Barat, Simpang Empat.
Sejumlah bantuan ini, merupakan tindak lanjut dari alokasi dana bantuan senilai Rp. 2,35 miliar yang disiapkan Kementerian Agama, sehari setelah gempa vulkanik berkekuatan 5,1 pada Scala Richter (SR), 6,1 dan seterusnya, tanggal 25 Februari 2022 lalu.
“Secara keseluruhan bantuan yang disalurkan Menteri Agama RI, Yaqut Chalil Qoumas, melalui Kemenag Peduli, terdiri dari 400 juta rupiah untuk untuk membantu kelengkapan posko tanggap darurat saat gempa, dan 1,95 miliar rupiah untuk rehab masjid dan musala terdampak yang kita salurkan hari ini,” ujar Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah (Urais dan Binsyar), Adib, dihadapan pengurus mesjid dan mushala penerima bantuan di Simpang Empat, Kamis siang.
“Kita berharap bantuan ini bisa membawa kebaikan dan meringankan beban bagi korban terdampak gempa,” sambung Adib, yang sebemnya dijelaskan Kepala Kantor Kementerian Agama Pasaman Barat, Muhammad Nur.
Selain Direktur Urais dan Bina Syariah Kementerian Agama RI, Adib, penyaluran bantuan untuk mesjid dan mushala itu, juga dihadiri Kepala Kanwil Kementerian Agama Sumatera Barat, Kabid Urais Kanwil Kementerian Agama Sumatera Barat, diwakili Kabid Urais, Edison, Kepala Kementerian Agama Pasaman Barat, Muhammad Nur, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pasaman, Gusman Piliang
Selain itu, Kasubdit Kemasjidan, Ahmad Zamroni, Kasubdit Bina Paham Keagamaan Islam dan Penanganan Konflik Akmal Salim Ruhana, tokoh agama, bersama tokoh masyarakat.
Direktur Urais dan Bina Syariah Kementerian Agama RI, Adib menegaskan, bantuan tersebut bisa segera dicairkan para penerima. “Kita bergerak cepat dengan menggandeng Bank Syariah Indonesia atau BSI agar bantuan ini bisa segera dicairkan untuk pemanfaatan rehabilitasi masjid dan musala terdampak,” jelasnya.
“Mungkin jumlahnya tidak terlalu besar, tapi ini bagian dari kepedulian, empati, dan kehadiran Pemerintah melalui Kementerian Agama di tengah masyarakat terdampak gempa. Semoga bermanfaat bagi masyarakat,” sambungnya.
Mantan Kepala Kanwil Kemenag Jawa Barat ini menambahkan, nantinya bantuan tersebut akan dimanfaatkan untuk renovasi sejumlah masjid dan musala terdampak di dua kecamatan yakni Talamau dan Pasaman di Kabupaten Pasaman Barat, serta Kecamatan Tigo Nagari di Kabupaten Pasaman. (gmz/rajo)






















