Pasbar, bundaran4news.com—Bupati Pasaman Barat (Pasbar) Hamsuardi bersama Wakil Bupati Risnawanto meresmikan tiga wilayah kejorongan di Nagari Pujorahayu, Kecamatan Luhak Nan Duo pada Jumat (22/12) di Aula Kantor Wali Nagari setempat. Tiga kejorongan itu adalah, Jorong Sidodadi, Jorong Sumber Sari dan Jorong Suko Rejo. Dalam peresmian tersebut turut hadir Ketua DPRD Pasbar Erianto, Asisten II Endang Rirpinta, Kepala DPMN Randy Hendrawan dan stakeholder terkait lainnya.
Bupati dan wakil bupati juga melakukan peresmian wilayah kejorongan di Nagari Lingkuang Aua Jambak Kecamatan Pasaman. Tiga Jorong tersebut Jorong Jambak, Jorong Padang Sari, Jorong Budi Luhur yang diselenggarakan di Aula Kantor Nagari Lingkuang Aua Jambak.
Dalam sambutannya Bupati Hamsuardi mengucapkan selamat dan suskses kepada perangkat nagari atas keberhasilan dalam memekarkan jorong di wilayah setempat.
“Selamat dan suskses kepada perangkat nagari atas keberhasilan dalam memekarkan jorong Terkhusus kepada wali nagari dan perangkat yang telah gigih dalam melengkapi seluruh administrasi untuk pemekaran jorong ini. Tujuan pemekaran ini adalah untuk memudahkan pelayanan kepada masyarat karena selama ini pelayanan masih dikatakan sulit diperoleh masyarakat. Melalui pemekaran ini diharapkan dapat membantu dan mempermudah masyarakat mendapatkan pelayanan pemerintah,” ucap Bupati Hamsuardi.
Ia juga berharap untuk segera mengangkat Kepala Jorong baik melalui pemilihan atau ditunjuk sementara dari nagari agar pelayanan kepada masyarakat lebih cepat dilakukan.
“Apabila dilakukan pemilihan kepala jorong diharapkan tidak ada masalah yang datang, sehingga kekompakan yang selama ini dipupuk dapat terjaga. Jangan gara-gara pemilihan ini masyarakat ribut atau konflik. Mari berikan layanan yang terbaik kepada masyarakat. Ke depannya di masing-masing Nagari akan ada Bumnag, TP-PKK yang aktif dalam membenahi wilayahnya, keaktifan pemudanya juga harus terlihat, dan lainnya yang membangun nagari lebih maju kembali dari sebelumnya,” ucapnya.
Sementara Wakil Bupati Risnawanto menyampaikan bahwa, pemekaran itu merupakan hal yang positif dan merupakan visi misi Bupati dan Wakil Bupati Pasbar yang telah berhasil memekarkan 71 Nagari di Kabupaten Pasaman Barat sehingga jumlah Nagari di Pasbar sebanyak 90 Nagari.
“Tujuan utama dalam pemekaran nagari maupun jorong yaitu memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat. Dasar dari pemekaran ini untuk mendekatkan pelayanan di semua bidang dengan ruang lingkupnya lebih kecil,” ucapnya.
Ia juga menjelaskan bahwa pemekaran nagari dan jorong sudah memiliki anggaran tersendiri yang nantinya dapat digunakan untuk melakukan pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.
“Telah keluarnya nomor registrasi dari jorong yang langsung ditandatangan bupati, maka segera pilih kepala jorong masing-masing. Adapun jenis pelayanan kepada masyarakat seperti pendidikan, kesehatan, perkebunan, pertanian dan lainnya maka ke depannya kita wujudkan,” jelas Risnawanto.
Sementara itu, Ketua DPRD H Erianto mengucapkan terima kasih kepada Pemda Pasbar atas capaian tersebut yang merupakan perjuangan yang sangat panjang.
“Tahapan demi tahapan sudah dilalui, ini merupakan capain dan kesuksesan yang sudah diusahakan selama ini baik dari Pemda Pasbar atas usulan dari masyarakat. Kami dari DPRD Pasbar berterimakasih kepada Pemda Pasbar atas capaian ini yang merupakan perjuangan yang sangat Panjang untuk memekarkan jorong ini,” katanya.
Selain itu tokoh masyarakat dari Nagari Pujorahayu dan Nagari Lingkuang Aua Jambak menyampaikan terima kasih kepada Pemda Pasbar dan nagari serta sangat mengapresiasi pemekaran wilayah di jorong itu, sehingga masyarakat lebih mudah mendapatkan pelayanan(Rajo)




























