Simpang Empat,bundaran4News.com—Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Prov Sumatera Barat Laksanakan Kegiatan SDM Pelayanan dan Pendampingan bagi pengurus Lembaga Perlindungan Perempuan dan Anak Di Kabupaten Pasaman Barat , Acara dihadiri Ketua TP-PKK Pasbar Ny Titi Hamsurdi, Ketua GOW Pasbar Ny Fitri Risnawanto, Ibuk Sekda, Kepala DPPKBP3A Pasbar dr.Anna Rahmadia, Unsur Masyarakat, Organisasi Masyarakat, Jorong, forum Anak serta undangan berlangsung alot. Bertempat di Hotel Guchi Batang Toman, Jum’at (09/04).
Ketua Tim Penggerak PKK My Titi Hamsurdi di dampingi Ketua GOW By Fitri Risnawanto mengatakan kepada www.bundaran4News.com ” Acara ini sangatlah penting bagi perempuan dan anak , jika kita lihat untuk kekerasan terhadap perempuan sering terjadi di pasbar maka dari itu kita harapkan peserta benar’ benar’ menyimak apa yang di sampaikan narasumber nanti benar’ benar’ kita pahami dan sekaligus kita aplikasikan di tengah masyarakat kita Nantinya” harap Ny.titi Hamsurdi.
Sementara itu Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dr.Anna Rahmadia mengatakan ” Acara ini terselenggara Atas Surat dari DPPPA Sumbar Nomor : 463/123/III/PPA/DPPPA-2021 tanggal 24 Maret Perihal Pelaksanaan Kegiatan Peningkatan SDM Pelayanan Pendampingan Bagi pengurusan Lembaga Perlindungan Perempuan dan Anak” kita berharap acara ini menjadi penting bagi peserta kita. Sedangkan untuk Nara sumber saudara Khairil Anwar,SH Kanit UPPA Polres Pasbar, Muharman.s.sos Pemandu Fondation Prov Sumbar Acara ini satu hari saja “Ulas dr Anna Rahmadia.
Di lain hal Ketua Relawan Kemanusiaan GMDM Pasbar Burhan Sikumbang Mengatakan Untuk pendampingan Perlu di ikut sertakan, Lembaga Swadaya masyarakat (LSM) yang ikut berpartisipasi dalam mendampingi korban tindak kekerasan perempuan dan anak. karena sudah banyak yang terjadi terhadap perempuan dan anak , tindak kekerasan Seksual yang dua kali jadi korban, Korban Sekolah, Korban Hancur Masa depan terhadap anak.
bahwa setelah korban tindak kekerasan korban lagi tentang pendidikan.karna apabila korban terjadi tindak kekerasan anak mereka di berhentikan dari sekolah sangat miris ” Unkap Burhan Sikumbang.(Rajo)


























