Agam,bundaran4news.com–Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah III Provinsi Sumatera Barat pada tahun 2023 akan melaksanakan Kegiatan Festival Danau Maninjau-Kelok 44 (FestDaMa-K44). Mengulang kegiatan yang sama pada tahun 2022, FestDaMa-K44 akan mengeksplorasi keindahan Danau Maninjau dan Kelok 44. Bagaikan dua sisi mata uang Danau Maninjau dan Kelok 44 memang menakjubkan bukan saja bagi masyarakat Sumatera Barat, namun juga bagi masyarakat dunia sekalipun.
FestDaMa-K44 bertujuan mendorong terwujudnya usaha pemajuan kebudayaan masyarakat Salingka Danau Maninjau sebagaimana diamanatkan oleh Undang-undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan. FestDaMa-K44 sekaligus bertujuan menumbuhkembangkan kepedulian berbagai pihak dalam keikutsertaannya merawat ekosistem alam serta lingkungan di Salingka Danau Maninjau.
Karenanya suksesi FestDaMa-K44, selain disupport oleh dinas/instansi terkait dalam jajaran Pemerintah Kabupaten Agam, juga menyertakan peran aktif masyarakat adat, kelompok nelayan, sejarawan, budayawan, tokoh pers, praktisi serta para pelaku seni, dan pelaku UMKM di Salingka Danau Maninjau.
Kegiatan utama FestDaMa-K44 adalah Pararakan K44, Pertunjukan Seni, dan Seminar. Sedangkan kegiatan pendukung di antaranya Pemutaran Film Budaya, Lomba Manjalo, dan Pameran UMKM Masakan Khas Salingka Danau Maninjau. Pada sub kegiatan pertunjukan seni misalnya, FestDaMa-K44 akan menghelat Gandang Tambua Tansa, Pupuik Batang Padi, Silek, Randai, Talempong Uwak-Uwaik, Tarian, dan Simuntu.
Semoga berbagai target dilaksanakannya FestDaMa-K44 BPK Wilayah III Provinsi Sumatera Barat tahun 2023 tercapai sebagaimana diharapkan.
Kesamaan visi dan misi masyarakat Salingka Danau Maninjau dalam konteks pemajuan kebudayaan terwujud, pengetahuan tentang sejarah, budaya dan intelektualitas para tokoh nasional/internasional yang berasal dari Maninjau terwariskan kepada generasi muda, upaya merawat ekosistem alam dan lingkungan Danau Maninjau maupun kelok 44 semakin tampak, kreatifitas maupun inovasi para pelaku seni dalam konteks masyarakat nagari mengalami percepatan, serta ekonomi kerakyatan berbasis UMKM di Kawasan Salingka Danau Maninjau terus bertumbuh di masa yang akan datang(ZKR)






















