Gelar FGD Bersama Pendamping Desa, Bahas Kegiatan Nagari Tahun 2022 dan Perencanaan Nagari Tahun 2023

Pasbar, bundaran4news.com— Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) menggelar Focus Grup Discussion (FGD) terkait Kegiatan Nagari tahun 2022 dan Perencanaan
Nagari tahun 2023, Senin (2/1) di Auditorium Kantor Bupati Pasbar. Kegiatan itu dipimpin oleh Wakil Bupati Risnawanto, Kepala DPMN Randy Hendrawan, Kepala Bappeda
Harnina Syahputri dan stakeholder terkait.

Wakil Bupati Risnawanto dalam sambutannya mengatakan, berkaitan dengan anggaran tahun 2023 akan dikelola dengan baik sehingga program yang telah disusun dapat berjalan
sesuai dengan harapan dan perencanaan.

“Untuk itu fungsi pendamping desa ini sangat membantu Pemda Pasbar dalam rangka percepatan pembangunan Pasbar,” jelasnya.
Ia juga menginginkan, kegiatan FGD serupa dilaksanakan per triwulan dalam pendampingan langsung ke nagari di Pasbar. Dan pemberdayaan masyarakat di nagari harus
betul-betul diprogramkan, seperti pengelolaan Badan Usaha Milik Nagari (Bumnag) dengan sistem manajemen dan sistem keorganisasian sehingga mendapatkan tambahan
pendapatan asli nagari.

“Sebagai evaluasi agar semua sesuai dengan perencanaan yang telah kita susun, tentu perlu meningkatkan koordinasi dengan OPD yang berkaitan. Menjadwalkan rakor atau
FGD setiap triwulan, agar program yang ada berjalan sesuai rencana sebab masyarakat itu adanya di nagari,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala DPMN Pasbar Randy Hendrawan memaparkan prestasi-prestasi yang diraih Pasbar selama tahun 2022 ialah berkat kerja keras dan kerjasama semua pihak
mulai dari pemerintah daerah hingga perangkat nagari serta didukung oleh pendamping yang langsung bersentuhan dengan masyarakat dalam memberikan edukasi serta
pelayanan semaksimal mungkin.

“Jadi kami merupakan satu kesatuan, kumpulan bidang yang utuh di Pasbar. Kalau tidak ada dukungan dari pendamping kami juga merasa kurang kuat karena banyaknya jalur
kombinasi yang kita tempuh dan dikoordinasikan hingga tingkat nagari,” sebutnya

Dengan bertambahnya jumlah nagari lanjutnya, tentu akan disertai dengan tugas yang bertambah. Untuk itu, ia mengharapkan dukungan semua pihak bagaimana meningkatkan
pelayanan, membuat regulasi, membentuk Bamus serta fungsi pembangunan partisifatif menjadi tanggung jawab bersama(Rajo)