Gunung Tuleh, Canangkan Gerakan Tadarus Warga

Daerah, Topik Terkini724 Dilihat

Pasaman Barat, bundaran4news.com – Guna menambah semaraknya syiar Islam, dan mengajak warga membumikan al-quran. Pemerintah Kecamatan Gunung Tuleh bekerjasama dengan aparatur Kantor Urusan Agama (KUA) setempat, mulai awal 2022 melaksanakan gerakan tadarus al-quran warga di setiap kejorongan se kecamatan.

“Program tadarus al-quran, diikuti minimal 30 warga per jorong, bukanlah ajang pamer atau formalitas agar kegiatan tingkat kecamatan diketahui masyarakat luas. Program ini adalah komitmen bersama yang ditetapkan memalalui musyawarah bersama”, terang Kepala KUA setempat, Jufri, di Simpang Tiga Alin, Rabu (23/2).

Selain itu, ulasnya, gagasan ini sebagai bentuk kepedulian, tangungjawab, dan harapan bersama, agar gerakan membumikan al-quran di tengah masyarakat, berkumandang setiap saat. Disisi lain, kegiatan ini merupakan tindaklanjut program pemerintah kabupaten, ditindaklanjuti di setiap kecamatan, agar syiar Islam selau eksis dan berkembang.

Secara teknis, jelas Jufri, sesuai hasil musyawarah kecamatan, yang dipimpin Camat, Muhammad Gor, beberapa waktu lalu. Setiap kejorongan menunjuk sekaligus menetapkan sebanyak 30 orang warganya, sebagai pelaksana tadarus al-quran. Kegiatan dimaksud dilaksaakan setiap hari per minggu untuk setiap orang, berarri dalam waktu 30 minggu mereka menamaatkan bacaan ayat-ayat al-quran.

“Setiap warga yang ditetapkan membaca ayat al-quran sebanyak satu juz untuk waktu seminggu, berarti dalam kurun waktu 30 minggu, warga di setiap jorong dimaksud, berarti secara bergiliran mereka bisa menamatkan (khatam) bacaan al-quran pada waktu yang ditetapkan”, terang Jufri, seraya menjelaskan hasil musyawarah tingkat kecamatan itu.

Sesuai kesepakatan bersama, tambah kepala KUA Gunung Tuleh lagi, setelah 30 orang di kelompok pertama selesai menamatkan bacaan al-qurannya. Kepala jorong bersangkutan selanjutnya menetapkan 30 orang kelompok kedua, agar mereka kembali membaca ayat al-quran, seperti dilaksanakan kelompok pertama. (gus)