Halal BIhalal Saat Pandemi? Atasi Dengan 6 Cara Ini

Topik Terkini490 Dilihat

www.bundaran4news.com—-Tradisi halal bihalal untuk menjalin tali silaturahmi sudah mengakar dengan hebat di Indonesia. Setiap Hari Raya Idul Fitri semua umat Muslim di Indonesia akan berkumpul dengan keluarga dan saling meminta maaf. Ada juga tradisi sungkeman yang mana semua anak yang lebih kecil akan sungkem kepada orang yang lebih tua.

Namun seperti yang kita tahu, dengan adanya peraturan PSBB selama pandemi kita dihimbau untuk tetap berada di dalam rumah dan bersilaturahmi online menggunakan gawai. Kita mungkin bisa membendung hasrat untuk tidak berkunjung ke rumah sanak saudara, namun tidak semua masyarakat memiliki pemikiran yang sama. Lalu bagaimana jika ada tamu yang berkunjung ke rumah kita? Apa lantas kita akan mengusir dan menolak mereka?

Sosiolog Universitas Sebelas Maret (UNS) Dr. Drajat Tri Kartono, M.Si mengatakan akan sedikit sulit untuk melarang tradisi halal bihalal sehingga peran aktif pemerintah dan tokoh masyarakat sangat diperlukan. Beliau juga menambahkan bahwa tradisi tersebut bisa tetap berlangsung dengan tetap mentaati aturan-aturan PSBB. Berikut adalah cara-cara yang patut dilakukan untuk tetap aman meski sedang halal bihalal:

1. Menyediakan Hand Wash dan Hand Sanitizer di Depan Rumah

Tangan merupakan pintu masuk segala kuman, virus, dan bakteri. Oleh sebab itu, kebersihan tangan benar-benar harus dijaga. Untuk menghindari persebaran virus corona ada baiknya kalian meletakkan hand wash dan hand sanitizer di depan pintu rumah agar dapat digunakan oleh para tamu sebelum memasuki rumah kita.

2. Gunakan Masker Setiap Saat

Virus corona juga bisa disebarkan melalui droplet sehingga kita harus senantiasa menggunakan masker untuk menghindari cipratan air liur dari orang lain dan juga menghindari air liur kita menciprati orang lain. Karena gejala dari virus ini tidak terlihat, maka kita semua hendaknya menganggap diri kita sebagai carrier dan tetap menjaga jarak sehingga kita tidak tertular maupun menularkan.

3. Jaga Jarak dan Hindari Kontak Fisik

Halal bihalal identik dengan kegiatan bersalam-salaman. Untuk lebaran kali ini sebaiknya kita tidak melakukannya terlebih dahulu ya! Bersalaman jarak jauh saja sudah cukup. Yang terpenting adalah niat meminta maaf dan memaafkan dari dalam hati kita. Mengobrol dengan jarak minimal dua meter juga sangat dianjurkan untuk menghindari adanya droplet.

4. Semprot Angpao dengan Desinfektan

Angpao adalah hal yang sangat dinantikan oleh seluruh anak kecil di Hari Raya Idul Fitri. Tidak ingin membuat mereka bersedih dengan meniadakan angpao, kita bisa menyiasatinya dengan menyemprot uang di dalam angpao beserta kertas pembungkusnya dengan desinfektan sehingga kebersihannya tetap terjaga.

5. Tidak Perlu Menyuguhkan Hidangan

Jika kita biasa menyuguhkan berbagai menu khas lebaran seperti opor ayam dan rendang, maka untuk kali ini kalian harus menghindarinya terlebih dahulu. Kita tidak bisa menjamin kebersihan alat makan yang telah digunakan oleh tamu kita. Hidangan kue kering mungkin bisa jadi solusinya. Meskipun begitu, kita juga harus bisa memastikan kebersihan hidangan kue kering kita ya! Jangan lupa juga untuk membersihkan wadah kue kering yang telah dimakan oleh tamu kita!

6. Bersihkan Ruang Tamu dan Semprot dengan Desinfektan

Setelah tamu pulang, sebaiknya kalian menyemprot meja dan kursi serta area ruang tamu dengan desinfektan sebelum tamu yang lainnya datang. Hal ini menghindarkan adanya penularan virus dari tamu satu ke tamu lainnya.

Halal bihalal memang penting dan rasanya akan ada yang kurang jika tidak dilakukan saat lebaran. Namun, kita hendaknya dapat mematuhi peraturan pemerintah dengan tetap berada di rumah agar pandemi ini cepat selesai. Kalau memang ada yang bersikukuh mendatangi rumah kita, maka tips-tips diatas bisa kalian lakukan agar dapat senantiasa aman dan jauh dari virus corona.

Penulis : Siscia Friska A.F