Hari Pertama Kerja, ASN Belajar Al-Quran dan Wirid Ramadhan

Pasaman Barat, bundaran4news.com – Mulai hari pertama kerja dalam bulan puasa ramadhan 1443 H, Aparatur Sipil Negara (ASN) Kantor Kementerian Agama Pasaman Barat, diikuti Kasubbag Tata Usaha bersama para pejabat, mulai Senin (4/4) belajar memahami tajwid dan kefasehan bacaan huruf al-quran di mushala kantor, Simpang Empat.

Kasi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kantor Kementerian Agama Pasaman Barat, Ronaldi, selaku pengelola kegiatan, menyampaikan, selama hari kerja dalam bulan ramadhan, seperti di tahun 1443 H saat ini, ASN Kantor Kementerian Agama Pasaman Barat, melaksanakan beberapa kegiatan, sesuai jadwal yang ditetapkan.

Sebelum masuknya bulan puasa ramadhan, aparatur Kantor Kementerian Agama Pasaman Barat, diikuti ASN madrasah negeri dan warga Kantor Urusan Agama (KUA) se Pasaman Barat, melaksanakan program thaharoh mesjid/mushala. Khusus warga Kabtor Kementerian Agama, thaharoh mesjid dilaksanakan di Mesjid Al-Munawarah Kampung Cubadak, Simpang Empat.

Bagi warga madrasah negeri dan aparatur di lingkunga KUA pada setiap kecamatan, ulas Ronaldi lagi, tharah masjid/mushala dimaksud dilaksanakan di mesjid atau mushala yang berada di sekitar madrasah dan KUA masing-masing, sesuai daftar kegiatan dan sarana ibadah dari setiap madrasah negeri dengan KUA yang disampaikan kepada pihaknya.

Membaca ayat yang dilengkapi dengan kepasehan bacaan huruf di setiap membaca al-quran, apalagi jika seseorang dipercaya jemaah mesjid atau mushala menjadi imam sholat. Bacaannya ayat-ayatnya harus jelas, faseh huruf dan tajwidnya. Jika ada bacaan ayat yang salah, bukan saja terjadi kesalahan dalam membaca, tapi makna dari bacaan ayat dimaksud juga salah.

Untuk itu, ajak Ronaldi, selaku masih ada waktu dan kesempatan, malah mumpun dalam suasana bulan ramadhan, marilah secara bersama-sama dimanfaatkan waktu dan kesempatan itu dengan maksimal. “Kalau bukan saat ini, kapan lagi, dan kalau bukan kita yang mau belajar serta memberbakki jati diri, lalu siapa lagi”, ingatnya.

Secara teknis, tambah Kasi Bimas Islam lagi, belajar memehami bacaan ayat-ayat al-quran berikuti tajwid dilaksanakan setiap hari Senin dan Rabu pada setiap minggunya. Dan hari Jumat pagi, semarak puasa ramadhan diisi dengan pengajian khusus, melalui grup annisa’. Bersama pemateri dengan materi yang ditentukan.

Kasubbag Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Pasaman Barat, Sufrinas, dalam tausiahnya melalui wurud siang raadhan, menyampaikan, yang patut menjadi perhatian, diperhatikan, disikapi sekaligus ditindalanjuti dalam suasana ramadhan, seperti saat ini, adalah, menjadikan setiap diri menjadi umat yang benar-benar belajar, memperbaiki diri dengan meningkatkan kualitas iman, amal, dan pengabdian kepada Yang Maha Kuasa.

Jika ada perbedaan pandagngan memahami aturan atau hal-hal berkaitan dengan munculya perbedaan di tengah umat, katanya, warga Kementerian Agama, khususnya di Pasaman Barat, harus bisa bersikap dengan arif dan bijak. “Jangan jadikan diri seseorang sebagai pihak yang diboncengi, tapi jadikanlah dirinya sebagai pemberi warna di lingkungannya”, ingatnya. (gmz/rajo)