Kepala KUA se Pasaman Barat, Ikuti Rakor Bulanan

Pasaman Barat, bundaran4news.com – Sebelas kepala Kantor Urusan Agama (KUA) se Pasaman Barat, Rabu (23/3), mengikuti rapat koordinasi (Rakor) bulanan, yang dilakanakan jajaran Seksi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kantor Kementerian Agama Pasaman Barat di ruang rapat, Simpang Empat.

Pertemuan bulanan kepala KUA se Pasaman Barat, hari ini (Rabu-red), diikuti Kepala Kantor Kementerian Agama Pasaman Barat, Muhammad Nur, Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU), Suharjo, Kasi Bimas Islam, Ronaldi, dan Aparatur Sipil Negara (ASN) se jajaran Seksi Bimas Islam.

Rakor yang membahas tentang kesiapan kepala, penghulu bersama ASN di KUA masing-masing lebih khusus membahas persiapan dan hal-hal berkaitan dengan semarak dan menghadapi bulan puasa ramadhan, tinggal beberapa hari lagi. Usai Rakor, kepala kantor menyerahkan imsakiyah secara simbolis kepada kepala KUA Ranah Batahan, Abdi.

Muhammad Nur, dihadapan kepala KUA menyampaikan, tidak berapa hari lagi, bulan puasa ramadhan akan dihadapi. Seiring hal itu, tentu ada beberapa persiapan dan kesiapan yang harus dilaksanakan secarabersama. Di antara persiapan dimaksud adalah, menyiapkan agenda dan akan dijalankan selama bulan puasa.
Agar tidak terjadi salah penafsiran dan perbedaan menjalankan program di bulan penuh berah, maghfirah dan pengampunan ini, ulas Muhamamad Nur, setiap kepala KUA harus bersinergi antara satu sama lainnya. Konsep bersama jajaran KUA se Pasaman Barat, tentu dilestarikan setiap ASN yang ada, termasuk Penyuluh Agama Islam Non Pegawai Negeri Sipil (PAI Non PNS) di wilayahnya.

Akhir-akhir ini, tambah kepala kantor lagi, banyak agenda nasional, selanjutnya ditindaklanuti pihak Kanwil Kementerian Agama Sumatera Barat, dan seterusnya, untuk disikapi, dikerjakan dan dilestarikan secara bersama. Di antara program nasional itu adalah, pelestarian program moderasi beragama.

Kasi Bimas Islam, Ronaldi, menyampaikan, singkronisasi kepala KUA se Pasaman Barat, serta selanuutnya ditindaklanjuti di wilayah kerja masing-masing, bukan semata menyampan visi dan persepsi aparatur KUA. Singkronisasi aparatur KAU dimaksud, dalam rangka menyamakan pandangan dan sosialisasi program kelembagaan di tengah masyarakat. (gmz/rajo)