Kunci Disiplin bagi ASN adalah Kesadaran

Pasaman Barat, bundaran4news.com, – Disiplin atau tidak dan lengkap atau tidaknya absensi seorang ASN (Aparatur Sipil Negara), seperti di lingkungan Kantor Kementerian Agama Pasaman Barat, berawal dari kesadaran ASN bersangkutan.

“Secara prinsip, kunci dari disiplin atau tidak seorang ASN, berawal dari sejauhmana sikap kesadaran tertanam dalam dirinya. Dan tidak bisa dicampuri orang lain, apakah sebagai atasan, sesama atau yang lain”, kata Suharjo, dihadapan peserta apel di halaman kantor itu, Simpang Empat, Selasa (5/5) pagi.

Disiplin yang sejati, ulas Kasubbag Tata Usaha itu, bukan sekadar kepatuhan karena takut dihukum atau diawasi, melainkan muncul dari sikap dan kesadaran dari diri yang bersangkutan dalam bekerja.

Berikut adalah poin-poin penting, mengapa disiplin bisa dilihat dari kesadaran, Satu Bukan
Paksaan, yaitu disiplin yang didasari dengan kesadaran, dan tidak perlu ada pengawasan. Sikap ini tumbuh dari pemahaman akan pentingnya tata tertib, bukan karena takut sanksi.

Dua. Pengendalian Diri. Kedisiplinan adalah bentuk ketaatan dan pengendalian diri yang rasional, Tiga. Konsistensi (walau dalam hal kecil). Ini dimulai dari kesadaran melakukan hal kecil secara konsisten, yang akhirnya menjadi kebiasaan atau budaya.

Tanda Kurangnya Kesadaran: Seseorang yang tidak disiplin seringkali disebabkan kurangnya kesadaran akan pentingnya peraturan, atau kurangnya kesungguhan.  (Jai)