Pasbar,bundaran4news.com—Terjadi Konflik Berdarah Di Lahan Kebun Kelapa Sawit Fase IV,(empat) Senen (20/09 ) di Tanjung Pangkal Pasbar.
Lahan Kebun Sawit yang baru diserahkanOleh Pihak Perusahaan PT. Gersindo Minang Plantation(GMP )Tanjung Pangkal Satu orang Anggota Aliansi Masyarakat Tanjung Pangkal (AMATA) jadi Korban luka-luka.Karuman (38 )Korban yang luka sudah dibawa Kerumah Sakit terdekat untuk Pengobatan pertama.
Terkait Kepemilikan Kebun tersebut saat Ini sudah di Serah kan Kepada Pemerintah
Daerah Kabupaten Pasaman Barat bahwa Kebun Tersebut yang Puluhan tahun Kuasai Pihak PT. GMP Tanjung Pangkal Nagari Lingkung Aur Pasaman Barat.
.
Berdasarkan Hasil musyawarah Ninik Mamak dengan Bupati dan
Pihak Perusahaan PT GMP Tanjung pangkal Dengan Hasil mediasi keltan melalui Sidang DPRD Pasaman Barat , yang di Pimpin langsung oleh Ketua DPRD Pasbar Parizal Hafni, dengan masyarakat. Beberapa Waktu lalu
di kantor DPRD Pasbar.
Dalam Rapat DPRD bersama Masyarakat bahwa Kebun tersebut sudah Dikelola oleh KUD Keltan Anak Nagari Tanjung Pangkal. Hingga saat ini Dan Sudah Dilakukan Panen Perdana dalam acara tersebut Turut hadir Forkopimda Pasaman Barat. Di kebun Tersebut,”Kata Ahmad Ketua Satgas Keltan.
Dalam acara Panen Perdana tersebut di lanjutkan penyerahan kebun Kelapa Sawit tersebut Kepada Ninik Mamak DT.Bandaro oleh Bupati Pasaman Barat Dan di kelolala oleh KUD Aliansi Anak Nagari Tanjung Pangkal (AMATA)
Kecamatan Pasaman Kabupaten Pasaman Barat Provinsi Sumatera Barat
Melalui Ketua Keltan KUD AliansiTanjung Pangkal saudara Thamrin yang Sudah di Akta Notaris kan oleh Pengurus KUD Kelompok tani Tanjung Pangkal,”Kata Ahmad Satgas keltan
kepada Bundaran4nnews.com
di Tanjung Pangkal 20 /09 -2021 .
Saat di Hubungi Di Riang Kerjanya Rabu,(22/9) Kapolres Pasaman Barat AKBP,Aries Purwanto. SI,K Melalui Kasat Reskrim AKP. Petrizal,S.Sik,MH Sudah Merima Laporan Dari korban An Karuman (38) tahun Dugaan Tindak Kekerasan Anggota Kelompok Tani Warga Tanjung Pangkal.
Terjadi Konflik Berdarah Di Lahan Kebun Kelapa Sawit Fase IV,(empat) Senen (20/09 ) di Tanjung Pangkal Pasbar.
Lahan Kebun Sawit yang baru di serahkan
Oleh Pihak Perusahaan PT. Gersindo Minang Plantation(GMP )Tanjung Pangkal Satu orang Anggota Aliansi Masyarakat Tanjung Pangkal (AMATA) jadi Korban luka-luka.Karuman (38 )Korban yang luka sudah dibawa Kerumah Sakit terdekat untuk Pengobatan pertama.
Terkait Kepemilikan Kebun tersebut saat Ini sudah di Serah kan Kepada Pemerintah
Daerah Kabupaten Pasaman Barat bahwa Kebun Tersebut yang Puluhan tahun Kuasai Pihak PT. GMP Tanjung Pangkal Nagari Lingkung Aur Pasaman Barat.
.
Berdasarkan Hasil musyawarah Ninik Mamak dengan Bupati dan
Pihak Perusahaan PT GMP Tanjung pangkal Dengan Hasil mediasi keltan melalui Sidang DPRD Pasaman Barat , yang di Pimpin langsung oleh Ketua DPRD Pasbar Parizal Hafni, dengan masyarakat. Beberapa Waktu lalu
di kantor DPRD Pasbar.
Dalam Rapat DPRD bersama Masyarakat bahwa Kebun tersebut sudah Dikelola oleh KUD Keltan Anak Nagari Tanjung Pangkal. Hingga saat ini Dan Sudah Dilakukan Panen Perdana dalam acara tersebut Turut hadir Forkopimda Pasaman Barat. Di kebun Tersebut,”Kata Ahmad Ketua Satgas Keltan.
Dalam acara Panen Perdana tersebut di lanjutkan penyerahan kebun Kelapa Sawit tersebut Kepada Ninik Mamak DT.Bandaro oleh Bupati Pasaman Barat Dan di kelolala oleh KUD Aliansi Anak Nagari Tanjung Pangkal (AMATA)
Kecamatan Pasaman Kabupaten Pasaman Barat Provinsi Sumatera Barat
Melalui Ketua Keltan KUD AliansiTanjung Pangkal saudara Thamrin yang Sudah di Akta Notaris kan oleh Pengurus KUD Kelompok tani Tanjung Pangkal,”Kata Ahmad Satgas keltan
kepada Bundaran4nnews.com
di Tanjung Pangkal 20 /09 -2021 .
Saat di Hubungi Di Riang Kerjanya Rabu,(22/9) Kapolres Pasaman Barat AKBP,Aries Purwanto. SI,K Melalui Kasat Reskrim AKP. Petrizal,S.Sik,MH Sudah Merima Laporan Dari korban An Karuman (38) tahun Dugaan Tindak Kekerasan Anggota Kelompok Tani Warga Tanjung Pangkal.(Burhan)






















