Pasaman Barat, bundaran4news.com- Dalam rangka melestarikan budaya kearifan lokal, yang diantaranya tradisi maapam di Pasaman Barat. SMPN 1 Luhak Nan Duo turut menggelar acara ini bersama warga sekolah mereka.
Maapam dilaksanakan setelah selesainya proses belajar mengajar, yang dilaksanakan pada Sabtu (6/3) di pekarangan sekolah ini. Kepala sekolah Arif, S.Pd yang ditemui saat berlangsungnya kegiatan, mengungkapkan bahwa tradisi maapam telah dilaksanakan tiap tahun oleh sekolahnya. “Selain melestarikan tradisi dan budaya kearifan lokal daerah kita, kegiatan ini juga untuk menjalin silaturahmi serta meningkatkan keakraban warga sekolah. Sehingga rasa kekeluargaan dan kebersamaan semakin terjalin dengan baik”, ujar Arif menjelaskan.
Kegiatan tersebut mendapat appresiasi dan dukungan dari Disdik Pasbar. Kadisdik Drs Marwazi B, MM, yang diwakili oleh Kasi Kurikulum Bidang SMP Imai Imran, S.Pd, MM turut hadir dalam kegiatan ini.
Imai Imran dalam kata sambutannya mengungkapkan bahwa, tradisi maapam merupakan ciri khas budaya daerah Pasaman Barat, yang mesti dijaga dan dilestarikan.
“Maapam merupakan tradisi dan budaya daerah kita, yang telah memecahkan rekor MURI pada tahun yang lalu. Tradisi ini sangat positif, selain untuk merekat tali silaturahmi dan meningkatkan kepedulian terhadap sesama, juga untuk menjaga dan mempertahankan budaya kearifan lokal Pasaman Barat”, ujar Imai Imran.
Selain maapam, sekolah juga melaksanakan kegiatan bakar ikan, yang berasal dari hasil panen kolam mereka. Kegiatan ini menjadi meriah dengan adanya hiburan solo song menggunakan soundsystem. (Zein)






















