Lomba Tahfidz Al-Qur’an Tingkat SD Dan SMP Se-Kabupaten Pasaman Barat Bupati Hamsuardi: Jangan Meninggalkan Generasi Dalam Keadaan Lemah

Pasbar, bundaran4news.com—Islam merupakan agama yang sangat memperhatikan pembinaan generasi penerus. Salah satunya ditegaskan oleh Allah SWT di dalam Al-Qur’an, Surat An-Nisa ayat 9, “Dan hendaklah takut kepada Allah orang-orang yang seandainya meninggalkan dibelakang mereka anak-anak yang lemah, yang mereka khawatir terhadap (kesejahteraan) mereka”. Lemah yang dimaksudkan dalam ayat adalah jangan sampai kita meninggalkan generasi penerus yang lemah akidah, ibadah, ilmu, dan ekonominya.
Hal tersebut ditegaskan oleh Bupati Pasaman Barat (Pasbar) Hamsuardi didampingi stakeholder terkait saat membuka Lomba Tahfizh Al-Qur’an Tingkat SD dan SMP se-Kabupaten Pasaman Barat, Rabu (18/10) di Aula Kantor Bupati setempat. Program yang telah diterapkan di tingkat SD dan SMP tersebut lanjutnya, tentu masih menemui banyak kendala dan masih membutuhkan dukungan dari masyarakat Pasbar.
“Program keagamaan kita ini melewati proses panjang dan jauh dari sempurna. Banyak tantangan dalam menjadikan generasi yang berkualitas dan beriman. Mari berupaya agar suatu saat yang kita jalankan ini mendapatkan kebaikan. Program Tahfidz Al-Qur’an dan Magrib Mengaji kita dukung, disamping program mensejahterakan rakyat seperti pembangunan infrastruktur,” ucapnya.
Selain itu, Bupati Hamsuardi mengucapkan terima kasih kepada Kepala Dinas Pendidikan beserta jajaran yang telah menyelenggarakan kegiatan lomba Tahfidz Al-Qur’an. Kegiatan itu sebagai evaluasi sekaligus semangat pada anak-anak yang menghafal Al-Qur’an. Pada akhir lomba akan diberikan hadiah berupa tabanas, piala dan sertifikat. Pemda lanjutnya, juga menjalankan gerakan cetak 1000 Al-Qur’an 1 juz yang akan dibagikan. Semua juga merupakan usaha mewujudkan target Menyonsong Indonesia Emas 2045.
Disamping itu, Kepala Dinas Pendidikan Pasbar Agusli mengungkapkan kegiatan Tahfidz yang dilaksanakan itu menandakan program telah berjalan dengan baik melalui Monev dimana sudah banyak siswa yang penghafalannya sudah bagus, namun beberapa siswa ada yang kurang baik perkembangannya. Untuk itu, perlu kerjasama semua pihak agar kedepan perbaikan-perbaikan itu dilakukan supaya program berjalan sesuai target.
“Kita berupaya melaksanakan perbaikan- perbaikan, bagaimana agar tahfizh ini ke depannya dapat berjalan dengan baik sehingga mencapai target sasaran. Kita mengharapkan adanya kolaborasi yang baik antara orang tua dan sekolah dalam mendukung program unggulan. Program mengaji dan tahfizh ini dapat diaplikasikan di rumah yang dibimbing orang tua dan diassesment di sekolah,” harapnya.
Ia juga menyampaikan lomba Tahfizh Al-Qur’an dilakukan selama dua hari mulai 18 hingga 19 Oktober 2023. Hari pertama peserta lomba dari tingkat SD, hari selanjutnya diikuti oleh tingkat SMP. Peserta merupakan perwakilan terbaik dari masing-masing kecamatan, dan ditambah dari sekolah Islam Terpadu(Dones)