Pasbar,bundaran4news.com—-Sejumlah korban terdampak gempa di Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) pada Sabtu(26/2/2022) sudah mulai Mengeluh Dengan minimnya Batuan.
Salah seorang ibu rumah tangga Isih warga Pasar kajai mengatakan” rumahnya kami hancur akibat gempa, sampai saat ini Kami masih mengungsi ketempat yang aman. Kami berharap agar pemerintah daerah dan Nagari membantu kami dalam hal logistik dan tenda”.Ujar isis
Hal yang sama juga di rasakan warga tinggam Kajai Yuni ” Sampai saat ini kami belum juga ada bantuan dari pihak terkait, kami juga bersama masyarakat lainnya mengungsi sekitar 500 meter ke arah Tinggam Kajai, Kabupaten Pasbar. “Mohon bantuannya kalau ada tenda atau air minum,” katanya.
Sementara itu, Bupati Pasbar, Hamsuardi menyatakan bahwa daerahnya memasuki mas atanggap darurat bencana alam gempa bumi.
Keputusan itu tertera di dalam Surat Keputusan (SK) Bupati Pasbar nomor 188.45/160/Bup-Pasbar/2022.
Dalam pernyataan tertulisnya, Hamsuardi mengatakan bahwa lebih kurang 500 rumah mengalami rusak ringan hingga berat.
Kemudian dua rumah ibadah mengalami kerusakan, satu sarana pendidikan mengalami kerusakan dan beberapa perkantoran mengalami kerusakan ringan.
“Langkah ini untuk mengantisipasi dampak bencana yang lebih luas dan perlu segera dilakukan penanganan yang bersifat cepat, tepat dan terpadu sehingga dalam meminimalisir dampak bencana,” ujarnya.
Masa tanggap darurat tersebut berlaku selama 14 hari dari Jumat (25/2/2022) hingga Kamis(Rajo)


























