Payakumbuh, Dijadikan Lokasi Kejurnas TSPM 2023

Daerah, Topik Terkini406 Dilihat

Payakumbuh, bundaran4news.com, – Seiring dilarikannya Kota Payakumbuh, Sumatera Barat, lokasi Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Tapak Suci Putra Muhammadiyah (TSPM) se Indonesia, tanggal 28 sampai 31 Juni 2023 mendatang.

Guna mematangkan persiapan dan kesiapan tuanrumah pelaksanaan Kejurnas TSPM tahun 2023, Ahad (14/5) siang sampai sore, Ketua PP (Pimpinan Pusat) TSPM, Afnan Hadikusumo, yang didampingi Ketua PW (Pimpinan Wilayah) TSPM Sumatera Barat, Jel Fathullah, bersama rombongan, meninjau lokasi Kejurnas itu

Kunjungan Ketua PP dan ketua PW Sumatera Barat bersama rombongan di Payakumbuh, disambut Ketua PD (Pimpinan Daerah) Muhammadiyah Payakumbuh, Irwandi Nashir, bersama unsur pimpinan, ketua PD TSPM Payakumbuh, dan pimpinan organisasi otonom (Ortom) tingkat daerah.

Ketua Muhammadiyah Payakumbuh, Irwandi Natsir, menyampaikan, dengan tangan terbuka dan bangga, pihaknya bersedia dan siap jadi tuan rumah Kejurnas TSPM se Indonesia, yang akan dilaksanakan pada beberapa minggu ke depan.

“Kita sudah matangkan persiapan. Payakumbuh ditetapkan sebagai tuan rumah kejuaraan nasional tapak suci tahun ini. Persiapan ini juga disemarakkan dengan peringatan Milad Tapak Suci Tahun 2023, yang dilaksanakan hari Ahad, 14 Mei 2023 ini”, terang Ketua Muhammadiyah Kota Payakumbuh itu.

Ketua PP TSPM, Afnan Hadikusumo, didampingi Ketua PW Sumatera Barat, Jel Fathullah, dan rombongan berkunjung ke Kantor Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Payakumbuh untuk berkoordinasi, sehingga setiap cabang yang ditampilkan di Kejurnas, dari awal hingga tahap penutupan.

Rombongan PP TSPM juga meninjau gelanggang kejuaran dan dipusatkan di GOR Payakumbuh Batang Agam, sejumlah hotel, dan penginapan atlet.
Warga Muhammadiyah Payakumbuh mendukung sepenuhnya kesuksesan even bergengsi Tapak Suci di Payakumbuh, Sumatera Barat.

Tapak Suci Putera Muhammadiyah berdiri pada 31 Juli 1963 oleh pendekar Barie Irsyad. Namun secara historis, sesungguhnya aliran pencak silat Tapak Suci sudah ada sejak 1925, dimulai oleh seorang pesilat tangguh bernama KH Busyro Syuhada, kakek dari Busyro Muqoddas (mantan Ketua KPK). Beliau juga guru silat Panglima Besar Jendral Soedirman.

Awalnya, pada 1925 itu, Tapak Suci bernama Perguruan Seni Pencak Silat Cikauman yang dipimpin Muhammad Wahib dan Ahmad Dimyati. Keduanya adalah pendekar murid tangguh KH Busyro Syuhada.

Tapak Suci adalah organisasi otonom (ortom) Muhammadiyah. Secara organisatoris terus berkembang hingga ke mancanegara, seiring dengan perkembangan Persyarikatan Muhammadiyah itu sendiri.(“/Jai)