Pemkab Agam Terima Penghargaan Desa Wisata Nagari Lawang

Agam,bundaran4news.om–Beberapa hari ini Kabupaten Agam sarat dengan prestasi. Tanggal 27 Agustus 2023 lalu, Desa Wisata Nagari Lawang, Kabupaten Agam dianugerahi sebagai juara pertama Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2023.
Berselang dua hari kemudian, Pak AWR menerima Apresiasi Tokoh Indonesia dari Tempo Media untuk kategori Aksesibilitas Pendidikan dan Peningkatan Sumber Daya Manusia.
Berlanjut lagi malam tadi, dua penghargaan lagi diterima oleh Kabupaten Agam.
Pertama, Pak AWR mendampingi Muhammad Musafik dari UMKM Bank Sampah Padat Karya dari Malalak Utara yang merupakan binaan Pemkab Agam, saat terpilih sebagai salah satu dari 20 besar entrepreneur terbaik kategori pengelolaan lingkungan hidup dalam ajang Indonesia Entrepreneur Challenge (IEC) 2023.
Bank Sampah Padat Karya terpilih karena keberhasilannya mengolah sampah plastik menjadi bahan bakar minyak. Inovasinya ini menyisihkan 58.444 pendaftar lainnya.
Proses pemilihan pemenang IEC memakan waktu dua bulan oleh tim penjurian yang terdiri dari perwakilan Tempo, Kementerian Perdagangan, Kementerian Koperasi dan UKM, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, dan platform digital Orbitin.
Pak AWR menyampaikan apresiasi kepada UMKM Bank Sampah Padat Karya yang berperan aktif meningkatkan perekonomian serta peduli terhadap lingkungan. Apresisi serupa juga diberikan oleh Menteri Perdagangan RI yang sekaligus Ketum PAN, Pak Zulkifli Hasan yang menjadi tamu kehormatan dalam acara tersebut.
Kedua, Pak AWR menerima sertifikat penetapan kesenian Situpai Janjang sebagai salah satu Warisan Budaya Tak Benda Indonesia (WBTBI) tahun 2023 oleh Tim Ahli Cagar Budaya Kementerian Pendidikan, Kebudayaan Riset Dan Teknologi. Kesenian ini berasal dari Nagari Tigo Koto Silungkang, Kecamatan Palembayan.
Kemendikbud ristek melalui Tim Penilai Cagar Budaya menetapkan kesenian ini sebagai WBTBI tahun 2023 dalam sebuah sidang yang dihadiri Pak AWR, Walinagari Tigo Koto Silungkang, Kabid Kebudayaan Disdikbud Kabupaten Agam, serta sang Maestro Situpai Janjang, Amril Sutan Chaniago.
Tim Ahli Cagar Budaya Pusat pada saat sidang juga memberikan apresiasi yang tinggi kepada Pak AWR sebagai Kepala Daerah yang peduli dan sangat mendukung kegiatan kebudayaan yang ada di daerah(ZKR)