Pasaman Barat, bundaran4news.com – Masyarakat Kejorongan Ophir, Nagari Koto Baru, Kecamatan Luhak Nan Duo, Pasaman Barat, lestarikan hidup berdampingan di tengah keberagaman suku, agama dan budaya selalu menjaga kerukunan dan silaturahmi antar sesama.
Hal ini dapat terlihat dalam pelaksanaan shalat hari raya Idul Fitri, 1 Syawal 1443 H di Masjid Al Muhajirin dan Masjid Raya Nurul Iman Ophir, Nagari Koto Baru, Kecamatan Luhak Nan Duo. Pada kesempatan itu, pemuda bersama masyarakat lintas agama ambil bagian dan berpartisipasi dalam pengamanan kendaraan bermotor dan arus lalu lintas disekitar masjid di dua lokasi itu, Senin pagii (2/5) kemarin.
Walaupun diguyur hujan, tapi tidak menurunkan semangat mereka dalam kegiatan sosial dan tugas mulia untuk membantu pengamanan kendaraan bermotor dan arus lalu lintas di sekitar Masjid.
Perwakilan pemuda Gereja setempat, ST Yohanes, bersama Dominikus Sabar mengatakan, kegiatan sosial dan saling membantu antar sesama ini sudah menjadi rutinitas setiap tahunnya dalam Peringatan Hari Besar Keagamaan di Kejorongan Ophir.
“Walaupun di guyur hujan, tidak menyurutkan semangat kami dalam berbuat sosial untuk sebuah kebersamaan, silaturahmi dan saling membantu antar sesama dalam keberagaman yang ada di Kejorongan Ophir,” ungkapnya.
Sabar menerangkan, selain peringatan hari raya Idul Fitri dan Idul Adha, pemuda lintas agama yang beragama Muslim juga ikut partisipasi dengan kegiatan sosial yang sama yaitu, yaitu Pengamanan kendaraan bermotor dan lalu lintas pada malam dan hari Natal di gereja yang ada di Kejorongan Ophir.
Kejorongan Ophir disebut juga Miniatur Indonesia, sebagai daerah yang multi etnis kita tetap berkomitmen untuk menjaga kerukunan, silaturahmi dan toleransi antar sesama, terangnya
Pengurus Masjid Al-Muhajirin, Andi Safwala mengucapkan terima kasih kepada para pemuda dan masyarakat dari lintas agama Non Muslim, yang telah membantu untuk penertiban kendaraan bermotor dan arus lalu lintas selama pelaksanaan Sholat Idul Fitri 1443 H.
Atas nama pengurus Masjid Al Muhajirin, kami mengucapkan terima kasih kepada saudara-saudara kami dari pemuda dan masyarakat lintas agama Non Muslim, walapun diguyur hujan yang deras, namun tetap semangat dalam aksi sosial yaitu, membantu mengatur lalu lintas dan pengamanan kendaraan bermotor selama pelaksanaan sholat Idul Fitri dan kegiatan keagamaan lainnya, tambah Andi, mengakhiri. (gmz/rajo)

























