Pasaman Barat, bundaran4news.com – Pengurus Kwarda GKHW,(Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan) Muhamadiyah Pasaman Barat, Minggu (9/10) melakukan pembinaan kepada pengurus GKHW (Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan) di komplek perguruan Muhammadiyah Cabang Kinali di Alamanda, Nagari Kinali.
Pengurus Kwarda GKHW Muhamadiyah Pasaman Barat, Denni Mailizon, Sabtu (8/10) jelaskan, walau hari Sabtu, 8 Oktober 2022 merupakan hari libur nasional, peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw tahun 1444. Namun, Pengurus bersama anggota GKHW Pasaman Barat, seperti di lingkungan Pondok Pesanetren Muhammadiyah Alamanda Kinali, tetap berkreasi, dengan melaksanakan semarak syiar Islam, dengan beberapa bentuk kegiatan.
GKHW atau akrab disebut Hizbul Wathan Muhammadyah, seperti di Pasaman Barat, merupakan salah satu organisasi otonom (Ortom) Muhamadiyah yang aktivitas sekaligus kegiatan melekat di lembaga pendidikan Muhammadiyah, seperti di Sumatera Barat atau Pasaman Barat lebih khusus.
GKHW, terang Denni Mailizon lagi, hampir bersamaan dengan aktivitas dan program organisasiotonom Muhammadiyah berbentuk perguruan, yaitu Tapak Suci Putera Muhammadiyah (TSPM) ada dan berkembang di setiap lembaga pendidikan Muhammadiyah. Walau ada di antara aktivisnya berasal dari lembaga pendidikan umum.
Ketua Kwarwi GKHW Sumatera Barat, Apris,
Pada pelantikan ketua bersama pengurus Kwarda GKHW Pasaman Barat, gerakan kepanduan di tengah persyaratan Muhammadiyah di Air Bangis, Kecamatan Sungai Beremas, beberapa hari lalu menjelaskan, wadah ini, juga sebagai ajang kreativitas, motivasi, dan keterampilan.
Di lembaga pendidikan umum, atau sekolah/madrasah swasta selain dikelola Muhammadiyah, kepanduan Hizbul Wathan, hampir sama dengan kegiatan yang ada dan diberdayakan di wadah kepramukaan. Selain mengutamakan rasa kebersamaan dan pelestarian budaya gotong royong. Antara Pramuka dengan HW (Hisbul Wathan,), juga mengalami kegiatan baris-berbaris, dan sebagainya. (Jai)






















