Sikap Muhammadiyah Sumatera Barat, Atas Oknum BRIN

Padang, bundaran4news.com, – Pernyataan sikap Pimpinan Wilayah (PW) Muhammadiyah Sumatera Barat, atas ujaran kebencian yang dilakukan oknum peneliti Badan Riset dan Inovasi (BRIN) terhadap sikapnya yang menyatakan Muhammadiyah sebagai sekte menyamakannya dengan Syi’ah, dan berislamlan tanpa Ormas (Organisasi Kemasyarakatan).

Pernyataan sikap PW Muhammadiyah Sumatera Barat ini disampaikan, melalui rapat khusus yang dipimpin Ketua PW Muhammadiyah Sumatera Barat, Bakhtiar di Gedung Dakwah Muhammadiyah Sumatera Barat, Jalan Sawahan Padang, Rabu (26/4).

Pernyataan Sikap Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumatera Barat adalah, Satu. Mengecam tindakan saudara HEH yang membuat status “Yang masih menganut biar melek..ini sisi kesamaannya dengan syi’ah Beislamlah tanpa ormas.” Dan didalam status tersebut memuat video ceramah salah seorang ustadz Farhan Abu Furahan Hafidzahullah yang sudah diklarifikasi 2 tahun lalu.

Dua. Meminta Polda Sumbar memproses laporan pengaduan yang sudah dilayangkan warga Muhammadiyah ke Polres Payakumbuh secara adil, cepat dan tuntas, Tiga. Mengecam tindakan yang dilakukan oleh TJ dan APH dalam menyikapi disparitas keagaamaan islam yang menimbulkan ujaran kebencian dan pertentangan internal umat islam.

Empat. Mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga kerukunan antar sesama anak bangsa, menghargai keberagaman sebagai sebuah keniscayaan yang dihormati. Bijak dalam mengunakan media sosial sesuai denganm filosofi ABS-SBK (Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah). Artinya Adat Berdasarkan Hukum Islam, dan Hukum Islam dimaksud Berdasarkan Al-Qur’an dan Sunnah Rasulullah Saw.

Demikian pernyataan sikap Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumatera Barat.
Hadir dalam konferensi pers itu Ketua PWM Sumatera Barat, Bakhtiar, Ketua Lembaga Bantuan Hukum (LBH) PW Muhammadiyah Sumatera Barat, Miko Kamal, Wakil Ketua, Ki Jal Atri Tanjung, Wakil Ketua, Zaitul Ikhlas Saad, Wakil Ketua, Zaim Rais, Wakil Ketua Murisal. (Jai)