Malaysia, bundaran4news.com—Hari ketiga dan keempat Studi Banding Internasional siswa dan guru berprestasi Pasaman Barat di Malaysia, ditutup dengan kunjungan wisata di sejumlah tempat, mulai dari Genting Highland Malaysia, Twins Tower Kuala Lumpur Malaysia dan kunjungan ke Istana Negara Malaysia serta ditutup dengan kunjungan ke Lapangan Merdeka Kuala Lumpur, Sabtu (16/12).
Asisten III Raf’an mengatakan bahwa study banding yang dilakukan banyak membawa pelajaran bagi rombongan, baik dari segi pendidikan dan wisata yang disugukan selama di Malaysia.
“Alhamdulillah sampai hari ini kita semua diberikan kelancaran, mulai dari kunjungan di SMK Dusun Nanding yang merupakan sekolah tertua dengan siswa terbanyak di Malaysia hingga menikmati wisata di Genting Highland Malaysia, Twins Tower Kuala Lumpur Malaysia dan kunjungan ke Istana Negara Malaysia serta Lapangan Merdeka Kuala Lumpur,” ucapnya.
Ia berharap melalui studi banding ini banyak membawa hikmah dan pelajaran bagi rombongan terutama untuk meningkatkan mutu pendidikan di Pasbar.
Sementara itu, Kadis Pendidikan Pasbar Agusli mengatakan bahwa banyak yang dapat dipelajari dari perjalanan ini, baik dari segi pendidikan dengan sistem pendidikan yang menjunjung tinggi budaya dan teknologi tinggi serta mendidik siswa sesuai bakat dan kemampuan anak. Para guru telah berhasil menanamkan karakter rasa kesadaran disiplin tinggi di lingkungan sekolah, dan itu tentu akan terbawa ke luar sekolah.
“Banyak pengalaman praktek baik yang didapat oleh guru dan siswa, terutama tentang gambaran sekolah yang tertata bersih dan rapi, tentang budaya disiplin, gambaran rasa kekeluargaan warga sekolah dan kondisi lingkungan yang aman dan menyenangkan,” ucapnya.
Di akhir perjalanan tersebut ia juga menekankan baik untuk Guru, Kepala sekolah dan siswa-siswi untuk dapat bersama sama saling mempengaruhi dalam meningkatkan kualitas pendidikan yang ada sesuai dengan pengalaman yang sudah didapatkan selama perjalanan(Rajo)




























