www.bundaran4news.com—-Pada hari ini Jumat, tanggal 26 Maret 2021, berdasarkan informasi dari Laboratorium FK. Unand Nomor 1906/03/PDRPI-FK/2021 tanggal 21 Maret 2021 terhadap hasil SWAB pada Puskesmas Ophir tanggal 24 Maret 2021, didapatkan 9 (Sembilan) orang terkonfirmasi POSITIF dengan inisial :
1. Tn. R (49 th) warga Jorong Katimaha Kec. Pasaman, merupakan kontak erat dengan kasus konfirmasi positif.
2. Ny. F (35 th), warga Batang Toman Kec. Pasaman, merupakan Orang Tanpa Gejala (OTG) dan diduga kontak dengan kasus positif .
3. Tn. PS (44 th), warga Jorong Katimaha Kec. Pasaman, merupakan pasien Suspek Covid-19.
4. Tn. SAR (14 th), warga Jorong Katimaha Kec. Pasaman, merupakan kontak erat dengan kasus konfirmasi positif.
5. Tn. RAP (13 th) warga Jorong Katimaha Kec. Pasaman, merupakan kontak erat dengan kasus konfirmasi positif.
6. Tn. TA (24 th) warga Jorong Simpang Empat Kec. Pasaman, merupakan kontak erat dengan kasus konfirmasi positif sebelumnya.
7. Nn. NH (20 th) warga Jorong Simpang Empat Kec. Pasaman, merupakan kontak erat dengan kasus konfirmasi positif sebelumnya.
8. Tn. IL (26 th) warga Jorong Simpang Empat Kec. Pasaman, merupakan kontak erat dengan kasus konfirmasi positif sebelumnya.
9. Tn. AT (59 th) warga Jorong Simpang Empat Kec. Pasaman, merupakan kontak erat dengan kasus konfirmasi positif sebelumnya.
Kesembilan pasien konfirmasi positif saat ini sedang dilakukan pemeriksaan kesehatan di RSUD Pasaman Barat dan direncanakan diisolasi di Diklat BKPSDM Talu.
Saat ini juga telah dilaksanakan langkah cepat proses tracking untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kabupaten Pasaman Barat.
Mari kita saling bekerjasama dalam menghambat laju penularan Covid-19 ini dengan selalu bersikap kooperatif serta selalu bersikap tenang dan mohon dukungan seluruh masyarakat untuk selalu *bahu-membahu* membasmi penyebaran Covid-19 di Bumi Mekar Tuah Basamo dengan *selalu disiplin mematuhi protokol kesehatan Covid-19 5M seperti Rajin mencuci tangan dengan air mengalir, Selalu memakai Masker dengan benar, Menjaga jarak, Menjauhi kerumunan, dan Mengurangi Mobilitas*.(Sumber: Jubir Covid-19, Pasaman Barat, dr. Gina Alecia, M. Kes)






















